E K S P R E S I
Diary…
Barusan aku nonton film ********* (hehe, bukan tempat promosi..:P)... Film ini bercerita About Love,… Cinta Sejati lebih tepatnya.
Cinta akan dihadapkan pada tantangan-tantangan, cemburu, ketidak percayaan, minder, dan sebagainya. Cinta akan tetap diuji. Kadang-kadang kalau kita salah mengekspresikan cinta maka yang terjadi adalah kesalahpahaman. Yang terpenting adalah kemauan untuk meminta maaf dan mengaku salah disalah satu pihak yang sudah melakukan kesalahan.
Memang film Hollywood menunjukkan budaya-budaya yang tidak patut kita contoh. Tapi ada satu hal yang kukagumi dari setiap film-film Romance Negeri Paman Sam yang aku kagumi.
Mereka (orang-orang bule’) pandai mengekspresikan perasaan mereka. Mereka terbiasa mengucapkan Love U. Seperti love u mom, love u dad, love u brother/sister…. And love u honey…..
Hal seperti itu memang penting . Seperti halnya apa yang diajarkan oleh om Mario Teguh dalam my Favourite Tv program.. Golden Ways… Menyatakan bahwa kita memang harus pandai dalam mengekspresikan perasaan kita kepada orang lain. Kalau tidak yang terjadi adalah ketidak harmonisan.
Berapa kali kita menyatakan sayang kepada ibu kita, ayah kita, kakak, atau adik kita ?? Rasanya malu… hihihi… walaupun sebenernya we Love Them Very Much !!!! J
Tapi apakah menahan perasaan bisa menyelesaikan masalah? Jawabannya tentu saja tidak. Pasalnya, orang lain atau kerabat kita juga seringkali menunggu ungkapan tulus yang meluncur langsung dari bibir kita.
Henny E Wirawan, MHum Psi, selaku staf pengajar psikologi dari Universitas Tarumanegara (Untar) Jakarta mengatakan, faktor utama yang menyebabkan seseorang susah mengungkapkan perasannya karena pola asuh keluarga yang menanamkan sikap kepada anaknya untuk tidak terbuka terhadap berbagai hal, yang pada akhirnya menjadi sebuah kebiasaan.
“Faktor kebiasaan itulah yang kemudian membuat seseorang lebih sulit mengungkapkan isi hatinya,” papar Henny .
Kuakui memang didikan keluargaku tidak terbiasa untuk melakukan hal-hal romantis seperti itu. Mudah-mudahan bisa kuperbaiki.. minimal mulai dari diriku. Mulai dari hal yang terkecil.
Mungkin bisa kumulai dengan menggunakan special gift disaat-saat momen penting. Seperti Birthday dsb. Bisa kuungkapkan perasaanku melalui kartu ucapan atau surat. Mungkin agak berat kalau langsung dengan kata-kata., malu.. :P
Tapi yang terpenting khususnya keluarga masa depanku khelak , dimana aku sebagai kepala keluarganya. Mungkin bisa memulai mendidik anak dan istri untuk mengekspresikan perasaannya.
Rasulullah sendiri didalam beberapa riwayat Shohih sering mengucapkan rasa sayangnya kepada istri-istrinya. Bahkan ketika khodijah r.a sudah meninggal, bisa membuat aisyah r.a cemburu. Karena Rasulullah sering menyebut-nyebut akan kecintaan dan sayangnya kepada khodijah r.a. Rasulullah juga memiliki panggilan ‘sayang’ kepada isrtinya. Rasulullah memanggil aisyah r.a dengan ‘ya Humairoh’ wahai yang kemerah-merahan…. Hihi J…
Intinya EKSPRESIKANLAH perasaanmu…. Ekspresikan AKSImu…
MANA EKSPRESINYA ?!?!!!??............
Diary…
Barusan aku nonton film ********* (hehe, bukan tempat promosi..:P)... Film ini bercerita About Love,… Cinta Sejati lebih tepatnya.
Cinta akan dihadapkan pada tantangan-tantangan, cemburu, ketidak percayaan, minder, dan sebagainya. Cinta akan tetap diuji. Kadang-kadang kalau kita salah mengekspresikan cinta maka yang terjadi adalah kesalahpahaman. Yang terpenting adalah kemauan untuk meminta maaf dan mengaku salah disalah satu pihak yang sudah melakukan kesalahan.
Memang film Hollywood menunjukkan budaya-budaya yang tidak patut kita contoh. Tapi ada satu hal yang kukagumi dari setiap film-film Romance Negeri Paman Sam yang aku kagumi.
Mereka (orang-orang bule’) pandai mengekspresikan perasaan mereka. Mereka terbiasa mengucapkan Love U. Seperti love u mom, love u dad, love u brother/sister…. And love u honey…..
Hal seperti itu memang penting . Seperti halnya apa yang diajarkan oleh om Mario Teguh dalam my Favourite Tv program.. Golden Ways… Menyatakan bahwa kita memang harus pandai dalam mengekspresikan perasaan kita kepada orang lain. Kalau tidak yang terjadi adalah ketidak harmonisan.
Berapa kali kita menyatakan sayang kepada ibu kita, ayah kita, kakak, atau adik kita ?? Rasanya malu… hihihi… walaupun sebenernya we Love Them Very Much !!!! J
Tapi apakah menahan perasaan bisa menyelesaikan masalah? Jawabannya tentu saja tidak. Pasalnya, orang lain atau kerabat kita juga seringkali menunggu ungkapan tulus yang meluncur langsung dari bibir kita.
Henny E Wirawan, MHum Psi, selaku staf pengajar psikologi dari Universitas Tarumanegara (Untar) Jakarta mengatakan, faktor utama yang menyebabkan seseorang susah mengungkapkan perasannya karena pola asuh keluarga yang menanamkan sikap kepada anaknya untuk tidak terbuka terhadap berbagai hal, yang pada akhirnya menjadi sebuah kebiasaan.
“Faktor kebiasaan itulah yang kemudian membuat seseorang lebih sulit mengungkapkan isi hatinya,” papar Henny .
Kuakui memang didikan keluargaku tidak terbiasa untuk melakukan hal-hal romantis seperti itu. Mudah-mudahan bisa kuperbaiki.. minimal mulai dari diriku. Mulai dari hal yang terkecil.
Mungkin bisa kumulai dengan menggunakan special gift disaat-saat momen penting. Seperti Birthday dsb. Bisa kuungkapkan perasaanku melalui kartu ucapan atau surat. Mungkin agak berat kalau langsung dengan kata-kata., malu.. :P
Tapi yang terpenting khususnya keluarga masa depanku khelak , dimana aku sebagai kepala keluarganya. Mungkin bisa memulai mendidik anak dan istri untuk mengekspresikan perasaannya.
Rasulullah sendiri didalam beberapa riwayat Shohih sering mengucapkan rasa sayangnya kepada istri-istrinya. Bahkan ketika khodijah r.a sudah meninggal, bisa membuat aisyah r.a cemburu. Karena Rasulullah sering menyebut-nyebut akan kecintaan dan sayangnya kepada khodijah r.a. Rasulullah juga memiliki panggilan ‘sayang’ kepada isrtinya. Rasulullah memanggil aisyah r.a dengan ‘ya Humairoh’ wahai yang kemerah-merahan…. Hihi J…
Intinya EKSPRESIKANLAH perasaanmu…. Ekspresikan AKSImu…
MANA EKSPRESINYA ?!?!!!??............
16:22 PM
Saat gerhana matahari cincin di Sumatera – Jawa dan sekitarnya…
Tetapi tidak kuceritakan padamu diary.. karena MENDUNG…
nggak tampak deh gerhananya… hiks…hiks… L :P
Tidak ada komentar:
Posting Komentar